Zero dan 1st Conditional: Apa Bedanya? - Kelas Mini Bahasa Inggris: catatan belajar bahasa Inggris

British Council | English

Tingkat kesulitan belajar
229 kata 173 kata/mnt

Ringkasan video: Pelajaran ini membandingkan zero conditional dan first conditional, serta menjelaskan hubungan bentuk verba keduanya dengan kebenaran umum dan situasi masa depan yang mungkin terjadi tetapi belum pasti. Poin utama bahasa Inggris: 1. present simple in the if part dan present simple in the result part — Tata Bahasa & Pola Kalimat: Kenali bahwa kedua klausa dalam zero conditional memakai simple present, lalu gunakan pola tersebut untuk menyatakan hasil yang selalu mengikuti suatu kondisi. 2. when we believe that something is going to happen, but we're not sure 100%. — Tata Bahasa & Pola Kalimat: Pahami bahwa first conditional menggambarkan peristiwa masa depan yang dianggap mungkin, bukan terjamin, sehingga Anda dapat membedakannya dari zero conditional berdasarkan tingkat kepastian penutur. 3. what the weather will be like — Tata Bahasa & Pola Kalimat: Kenali bentuk ini sebagai klausa wh tidak langsung dan pertahankan susunan pernyataan setelah what, agar Anda dapat menyampaikan ketidakpastian tentang kondisi mendatang tanpa keliru memakai susunan pertanyaan langsung.

Dalam pelajaran ini

Hello everyone.

0:04

Halo semuanya.

Today we're going to talk about the difference Alur pesan

0:05

Hari ini kita akan membicarakan perbedaan

between zero conditional and first conditional

0:07

antara zero conditional dan first conditional,

Alur pesan

talk about the difference between A and B: memperkenalkan topik perbandingan

Pembuka “talk about the difference between A and B” memberi tahu pendengar bahwa bagian berikutnya akan membandingkan dua gagasan yang sudah disebutkan. Di sini, “talk about” berarti membahas atau menjelaskan topik yang telah direncanakan, bukan sekadar mengobrol santai. “The difference between A and B” adalah kerangka perbandingan. Menyebutkan A dan B sejak awal membuat susunan dan fokus pelajaran menjadi jelas.

Latihan

Lengkapi pembuka perbandingan ini dengan frasa target: Today we're going to ____ needs and wants.

Lihat jawaban

talk about the difference between

and it's going to help us a lot in our exams.

0:11

dan ini akan sangat membantu kita dalam ujian.

So what is the difference? Alur pesan

0:14

Jadi, apa perbedaannya?

Alur pesan

So what is the difference?: beralih dari topik ke penjelasan

“So” menghubungkan pertanyaan ini dengan perbandingan yang baru saja diperkenalkan. “What is the difference?” menanyakan perbedaan utama antara kedua hal tersebut. Dalam pelajaran, seluruh pertanyaan ini dapat menjadi penanda retoris: pengajar bisa langsung menjawabnya sendiri tanpa menunggu jawaban pendengar. Pertanyaan ini mengalihkan penjelasan dari pengumuman topik ke perbedaan yang sebenarnya.

Latihan

Manakah yang paling tepat menjelaskan fungsi “So what is the difference?” dalam pelajaran ini?

  1. Pertanyaan ini langsung mengakhiri pelajaran.
  2. Pertanyaan ini meminta pendengar mengganti topik.
  3. Pertanyaan ini beralih dari topik yang diumumkan ke penjelasan tentang perbedaan utama.
Lihat jawaban

Pertanyaan ini beralih dari topik yang diumumkan ke penjelasan tentang perbedaan utama.

Zero conditional has present simple in the if part Tata bahasa

0:15

Zero conditional menggunakan present simple di bagian "if"

and present simple in the result part or the second sentence.

0:19

dan present simple di bagian hasil atau kalimat kedua.

Tata bahasa

simple present pada bagian if ... simple present pada bagian hasil

Dalam zero conditional, klausa if menggunakan simple present, dan klausa hasil juga menggunakan simple present. “Bagian if” memberikan syarat; “bagian hasil”, yang disebut “kalimat kedua” dalam contoh, menyatakan apa yang terjadi. Bentuk ini menyajikan hubungan antara syarat dan hasil sebagai fakta umum, aturan, atau hasil yang teratur. Jangan otomatis menambahkan will setelah if hanya karena kalimat tersebut menyebutkan hasil.

Latihan

Ubah heat dan melt ke bentuk simple present yang tepat: If you ____ ice, it ____.

Lihat jawaban

heat · melts

And we use it

0:23

Dan kita menggunakannya

when something is true 100% of the time. Tata bahasa

0:24

ketika sesuatu itu 100% selalu benar.

Tata bahasa

ketika sesuatu benar 100% setiap saat

Di sini, when memperkenalkan situasi ketika zero conditional digunakan. “Sesuatu benar 100% setiap saat” berarti hal itu berlaku setiap kali kondisi yang berkaitan terjadi. Persentase tersebut merupakan cara tegas untuk mengatakan “selalu”, bukan selalu hasil perhitungan statistik yang tepat. Ungkapan ini menunjuk pada fakta umum, aturan yang dapat diandalkan, dan hasil tetap, bukan satu peristiwa masa depan yang belum pasti.

Latihan

Nilai pernyataan ini: suatu hasil terjadi hampir setiap saat, jadi tepat untuk menyebutnya true 100% of the time.

  1. Tidak tepat
  2. Tepat
Lihat jawaban

Tidak tepat

When it's a general truth, Pilihan kata

0:28

Ketika itu merupakan kebenaran umum,

a law of nature,

0:30

hukum alam,

a regulation.

0:32

suatu peraturan.

Pilihan kata

a general truth, a law of nature, dan a regulation

Ketiga frasa nomina ini menyebutkan jenis pernyataan yang sering dijelaskan dengan zero conditional. A general truth adalah fakta yang benar secara umum; a law of nature adalah pola tetap di alam; a regulation adalah aturan yang dibuat manusia. Ketiganya dapat menyatakan hubungan kondisi dan hasil yang berlaku berulang kali, tetapi sumbernya berbeda: fakta secara umum, alam, atau aturan sebuah organisasi.

Latihan

Sebuah sekolah menyatakan, "Visitors must sign in at the office." Pernyataan ini paling sesuai dengan kategori yang mana?

  1. a general truth
  2. a law of nature
  3. a regulation
Lihat jawaban

a regulation

For example, if we heat up ice, Catatan

0:33

Contohnya, jika kita memanaskan es,

it melts.

0:35

es itu mencair.

Tata bahasa

if we heat up ice, it melts: zero conditional

Klausa if we heat up ice menggunakan simple present, dan bagian hasil it melts juga menggunakan simple present. Inilah pola zero conditional: if + simple present, simple present. Di sini, if memperkenalkan kondisi yang menghasilkan akibat sama setiap kali kondisi itu terjadi. Kalimat ini menyatakan hubungan sebab-akibat alami yang stabil, bukan prediksi tidak pasti tentang satu kejadian di masa depan.

Latihan

Lengkapi zero conditional ini dengan bentuk simple present dari drop dan fall: If you ____ a ball, it ____.

Lihat jawaban

drop · falls

Phrasal verb

heat up: memanaskan sesuatu atau menjadi lebih panas

Heat up berarti “membuat sesuatu menjadi lebih panas” atau “menjadi lebih panas”. Dalam kalimat ini, heat up memiliki objek ice, jadi artinya membuat es menjadi lebih panas. Di sini, up tidak menunjukkan gerakan ke atas. Heat dan up bekerja bersama sebagai kata kerja frasal yang menggambarkan kenaikan suhu.

Latihan

Kalimat mana yang menggunakan heat up dengan benar bersama objek berupa kata ganti?

  1. Please heat up it before breakfast.
  2. Please heat it up before breakfast.
  3. Please it heat up before breakfast.
Lihat jawaban

Please heat it up before breakfast.

Ice cannot escape melting. Idiom

0:36

Es tidak bisa menghindari mencair.

Idiom

cannot escape melting: hasil yang tidak dapat dihindari

Cannot escape melting berarti “tidak dapat menghindari proses mencair”. Es digambarkan seolah-olah dapat mencoba melarikan diri, sehingga ungkapan ini merupakan personifikasi, bukan gerakan secara harfiah. Escape dapat diikuti bentuk -ing untuk menyebut tindakan atau hasil yang tidak dapat dihindari: escape doing something. Di sini, melting menyebut proses yang tidak dapat dihindari.

Latihan

Gunakan bentuk -ing yang benar dari see untuk melengkapi kalimat: The thief could not escape ____ by the guard.

Lihat jawaban

being seen

It is a rule of nature.

0:38

Itu adalah hukum alam.

If it rains, I take the bus. Tata bahasa

0:40

Jika hujan, saya naik bus.

Tata bahasa

If it rains, I take the bus: zero conditional untuk aturan pribadi

Ini adalah kalimat zero conditional yang digunakan untuk menyatakan aturan pribadi. Klausa dengan if menyebutkan kondisi yang dapat terjadi berulang kali, sedangkan klausa utama menyatakan apa yang dilakukan penutur setiap kali kondisi itu terjadi. Rains dan take sama-sama menggunakan simple present. Pola ini menunjukkan bahwa naik bus adalah respons rutin, bukan keputusan satu kali untuk hari hujan tertentu pada masa depan.

Latihan

Kalimat mana yang menyatakan aturan pribadi yang tetap?

  1. If the café is full, I sit outside.
  2. If the café is full tomorrow, I'll sit outside.
  3. If the café was full, I sat outside.
Lihat jawaban

If the café is full, I sit outside.

That's a personal rule of mine. Frasa

0:42

Itu adalah aturan pribadi saya.

Frasa

a personal rule of mine: pola a/an + kata benda + of + kata ganti kepemilikan

Dalam a personal rule of mine, of mine berarti “milik saya”. Frasa lengkapnya menyatakan aturan tersebut sebagai satu aturan pribadi yang dimiliki penutur. Ini adalah pola kepemilikan ganda: a/an + kata benda + of + kata ganti kepemilikan. Kata ganti setelah of berdiri sendiri, jadi bentuk yang diperlukan di sini adalah mine.

Latihan

Lengkapi kalimat dengan frasa kepemilikan dua kata yang berarti “milik saya”: That is a favorite photo ____.

Lihat jawaban

of mine

I will not leave the house unless there is a bus. Tata bahasa

0:44

Saya tidak akan keluar rumah kecuali ada bus.

Tata bahasa

unless there is a bus: syarat yang harus dipenuhi

Unless memperkenalkan syarat yang harus dipenuhi sebelum suatu tindakan atau hasil dapat terjadi. Dalam kalimat ini, adanya bus merupakan syarat agar pembicara dapat keluar rumah: jika tidak ada bus, pembicara akan tetap di rumah. Kalimat ini tidak menjamin bahwa pembicara pasti keluar jika ada bus; kalimat ini hanya menyatakan bahwa bus diperlukan. Unless sudah mengandung gagasan “if ... not”. Ketika maksudnya adalah “jika syarat ini tidak terpenuhi”, klausa dengan unless biasanya memakai bentuk positif. Menambahkan not dapat membalik syaratnya, bukan sekadar mengulang penyangkalan.

Latihan

Lengkapi kalimat dengan unless: The door will stay locked ____ you use the right key.

Lihat jawaban

unless

Let's move on now to conditional number one. Alur pesan

0:47

Mari kita beralih ke conditional tipe satu.

Alur pesan

Let's move on now to ...: memperkenalkan topik berikutnya

Let's move on now to ... memberi tahu pendengar bahwa satu bagian sedang berakhir dan topik berikutnya akan dimulai. Ungkapan ini menata pembicaraan dengan memperjelas batas antara bagian-bagiannya. Move on mengacu pada kemajuan pembahasan, bukan perpindahan fisik. Let's melibatkan pendengar dalam peralihan, now menandai bahwa peralihan terjadi saat ini, dan to memperkenalkan topik baru.

Latihan

Lengkapi peralihan lisan dengan move on now to: Let's ____ the next question.

Lihat jawaban

move on now to

We have in the if part present simple Tata bahasa

0:50

Kita menggunakan present simple di bagian "if",

and in the second part, the result part,

0:52

dan di bagian kedua, yaitu bagian hasil,

we have future simple.

0:55

kita menggunakan future simple.

Tata bahasa

simple present pada bagian if ... simple future dalam first conditional

Pola dasar first conditional adalah if + simple present pada bagian syarat, lalu will + bentuk dasar kata kerja pada bagian hasil. Bagian syarat memperkenalkan peristiwa masa depan yang mungkin terjadi, dan bagian hasil menyatakan apa yang akan terjadi jika syarat itu terpenuhi. Meskipun syaratnya mengacu pada masa depan, first conditional biasa umumnya menggunakan simple present setelah if, bukan will. Dalam contoh ini, future simple berarti bentuk will + bentuk dasar kata kerja.

Latihan

Gunakan bentuk finish dan call yang diperlukan untuk first conditional: If Maya ____ early, she ____ us.

Lihat jawaban

finishes · will call

And we use it when we believe that something is going to happen, Tata bahasa

0:56

Dan kita menggunakannya ketika kita yakin sesuatu akan terjadi,

but we're not sure 100%.

1:00

tetapi kita tidak 100% yakin.

Tata bahasa

going to happen, but we're not sure 100%: makna first conditional

Di sini, it merujuk pada first conditional. Kita menggunakannya ketika suatu syarat masa depan tertentu tampak mungkin terjadi, tetapi kita tidak tahu apakah hal itu benar-benar akan terjadi. Not sure 100% hanya menekankan adanya ketidakpastian; ini bukan aturan yang memakai angka probabilitas. Gagasan utamanya adalah satu kemungkinan di masa depan, bukan fakta umum atau hasil yang selalu terjadi.

Latihan

Kalimat mana yang menggunakan first conditional untuk situasi masa depan yang mungkin tetapi belum pasti?

  1. If the alarm rings, the doors lock automatically.
  2. If the sky clears tonight, we'll watch the stars.
  3. If you heat ice, it melts.
Lihat jawaban

If the sky clears tonight, we'll watch the stars.

If tomorrow the weather is nice, Tata bahasa

1:03

Jika besok cuacanya bagus,

I will go to the beach.

1:05

saya akan pergi ke pantai.

Tata bahasa

If ... is nice, I will go: conditional type 1

Ini adalah conditional sentence type 1 dalam bentuk standar. Klausa dengan if memakai simple present is meskipun tomorrow merujuk pada masa depan. Klausa hasil memakai will + bentuk dasar kata kerja: will go. Kalimat ini menyajikan cuaca cerah sebagai kondisi masa depan yang mungkin terjadi, tetapi belum pasti. Pergi ke pantai adalah hasil pada masa depan jika kondisi itu terpenuhi. Pola yang dapat digunakan kembali adalah If + simple present, will + bentuk dasar kata kerja.

Latihan

Kalimat mana yang memakai conditional type 1 standar untuk menyatakan kemungkinan kondisi masa depan dan hasilnya?

  1. If the shop is open tomorrow, we bought the book.
  2. If the shop will be open tomorrow, we will buy the book.
  3. If the shop is open tomorrow, we will buy the book.
Lihat jawaban

If the shop is open tomorrow, we will buy the book.

I believe I am going to go to the beach. Tata bahasa

1:06

Saya yakin saya akan pergi ke pantai.

Tata bahasa

am going to go: be going to + go

Dalam am going to go, am going to adalah bentuk masa depan dan go yang terakhir adalah kata kerja utama. Ini bukan pengulangan yang tidak disengaja: I + am going to + go. Gunakan be going to + bentuk dasar kata kerja untuk rencana atau kejadian masa depan yang diperkirakan. Di sini, I believe membuat pernyataannya terdengar seperti perkiraan pembicara, bukan janji yang pasti.

Latihan

Kalimat mana yang menggunakan be going to sebagai bentuk masa depan yang diikuti kata kerja utama go?

  1. Mia is going to go first.
  2. Mia is going to school.
  3. Mia goes to school every day.
Lihat jawaban

Mia is going to go first.

Am I 100% sure? Alur pesan

1:09

Apakah saya 100% yakin?

Alur pesan

Am I 100% sure? sebagai pertanyaan untuk memeriksa diri

Di sini, Am I 100% sure? adalah pertanyaan yang diajukan pembicara kepada diri sendiri di tengah penjelasan. Pembicara berhenti sejenak agar pendengar memperhatikan kepastian penuh sebagai patokan, lalu menjawab pertanyaannya sendiri. Pertanyaan ini menata penjelasan, bukan sekadar meminta informasi. Pertanyaan singkat yang diikuti jawaban dapat memusatkan perhatian pada patokan penting atau langkah berikutnya.

Latihan

Dalam penjelasan ini, apa fungsi utama Am I 100% sure?

  1. Meminta informasi pribadi dari pendengar
  2. Menonjolkan patokan penting sebelum pembicara memberikan jawaban
  3. Mengumumkan bahwa penjelasan telah selesai
Lihat jawaban

Menonjolkan patokan penting sebelum pembicara memberikan jawaban

No, because I don't know what the weather will be like tomorrow. Tata bahasa

1:10

Tidak, karena saya tidak tahu akan seperti apa cuaca besok.

Tata bahasa

what the weather will be like: urutan pernyataan dalam klausa wh tersemat

what the weather will be like adalah klausa wh tersemat setelah I don't know. Seluruh klausa menjadi objek dari know dan berarti bahwa pembicara tidak mengetahui kondisi cuaca pada masa mendatang. Karena tersemat dalam pernyataan yang lebih besar, klausa ini memakai urutan pernyataan: what + the weather + will be + like. Pertanyaan langsungnya adalah What will the weather be like?, tetapi setelah I don't know, do you know, atau I wonder, jangan membalik posisi will dan subjek.

Latihan

Pilih kalimat dengan urutan kata yang benar dalam klausa wh tersemat.

  1. Do you know what will be the test like?
  2. Do you know what the test will be like?
  3. Do you know what will the test be like?
Lihat jawaban

Do you know what the test will be like?

And another example, Alur pesan

1:14

Dan contoh lainnya,

Alur pesan

And another example: menambahkan satu contoh lagi dari topik yang sama

“And another example,” adalah transisi singkat dalam bahasa lisan. Ungkapan ini memberi tahu pendengar bahwa satu contoh lagi dari aturan atau gagasan yang sama akan diberikan. “Another” berarti satu lagi dari jenis yang sama, jadi pembicara melanjutkan topik saat ini, bukan memulai topik baru. Ungkapan ini hanya berupa penggalan kalimat. Dalam kalimat lengkap, Anda dapat mengatakan “And here's another example.”

Latihan

Transisi mana yang secara alami memberi tahu pendengar bahwa satu contoh lagi dari gagasan yang sama akan diberikan?

  1. In conclusion,
  2. On a different topic,
  3. And another example,
Lihat jawaban

And another example,

if we hurry, Tata bahasa

1:15

jika kita bergegas,

we will catch the bus. Frasa

1:16

kita akan naik bus.

Tata bahasa

if we hurry, we will catch the bus: first conditional

Kalimat ini menggunakan first conditional: if + simple present (if we hurry), diikuti will + bentuk dasar kata kerja (we will catch). Struktur ini menghubungkan kondisi nyata yang mungkin terjadi sekarang atau sebentar lagi dengan hasil masa depan yang mungkin terjadi. Dalam pola biasa ini, klausa kondisi menggunakan hurry, bukan will hurry. Di sini, catch the bus berarti tiba tepat waktu untuk naik bus. Kalimat ini membicarakan satu situasi yang mungkin terjadi pada masa depan, bukan kejadian masa lalu atau kebiasaan.

Latihan

Lengkapi first conditional dengan bentuk leave dan catch yang tepat: If Mia ____ now, she ____ the train.

Lihat jawaban

leaves · will catch

Frasa

catch the bus: tiba sebelum bus berangkat

Dalam catch the bus, catch berarti tiba tepat waktu untuk naik bus sebelum bus berangkat. Artinya bukan menangkap atau memegang bus secara fisik. Di sini, if we hurry menyatakan syarat, sedangkan will catch the bus menyatakan hasil yang diharapkan. Catch dapat digunakan untuk kendaraan berjadwal, seperti bus atau kereta, saat ketepatan waktu menjadi hal utama.

Latihan

Bus berangkat dua menit lagi. Ungkapan mana yang paling tepat untuk melengkapi kalimat ini? “Hurry, or we won't _____.”

  1. catch the bus
  2. drive the bus
  3. take the bus
Lihat jawaban

catch the bus

I believe we will catch the bus,

1:18

Saya yakin kita akan naik bus,

but am I 100% sure?

1:20

tetapi apakah saya 100% yakin?

No.

1:22

Tidak.

We might miss it. Tata bahasa

1:22

Kita mungkin ketinggalan.

Tata bahasa

might miss it: hasil yang mungkin, tetapi belum pasti

Might + bentuk dasar kata kerja menunjukkan bahwa suatu hasil mungkin terjadi, tetapi belum pasti. Dalam might miss it, miss berarti gagal tiba tepat waktu, sedangkan it merujuk pada bus yang disebutkan sebelumnya. Kalimat ini memperingatkan satu kemungkinan: bus mungkin berangkat sebelum mereka tiba. Di sini, miss bukan berarti merindukan seseorang atau sesuatu yang tidak ada.

Latihan

Anda tidak yakin apakah akan tiba sebelum kereta berangkat. Kalimat mana yang sesuai?

  1. We might miss the train.
  2. We miss the train every day.
  3. We will definitely miss the train.
Lihat jawaban

We might miss the train.

So there you have it, the difference between zero conditional, Idiom

1:23

Jadi begitulah, perbedaan antara zero conditional,

first conditional.

1:27

dan first conditional.

Idiom

So there you have it: menutup penjelasan dan menyampaikan kesimpulan

“So there you have it” adalah ungkapan penutup tetap dalam bahasa lisan. Di sini artinya “itulah penjelasan atau hasilnya” dan menandakan bahwa perbandingan telah selesai. Kata-kata “have it” tidak menjelaskan kepemilikan sesuatu. Pelajari frasa ini sebagai satu kesatuan untuk mengakhiri penjelasan dan menyampaikan kesimpulan.

Latihan

Lengkapi kalimat penutup dengan frasa tetap dari pelajaran ini: I've shown you how to reset the clock. So ____!

Lihat jawaban

there you have it

Now you can become a conditional ninja. Idiom

1:28

Sekarang kalian bisa menjadi ninja conditional.

Idiom

conditional ninja: pujian jenaka untuk kemahiran memakai kalimat pengandaian

“Conditional ninja” adalah metafora jenaka untuk seseorang yang sangat mahir menggunakan kalimat pengandaian. “Ninja” memanfaatkan gambaran populer tentang seseorang dengan keterampilan hebat; ini bukan pekerjaan atau identitas yang sebenarnya. Julukan ini memuji dan menyemangati pelajar dengan cara yang lucu. Pola yang bisa digunakan kembali adalah menempatkan keterampilan atau mata pelajaran sebelum “ninja” untuk menyebut orang yang sangat mahir dalam bidang itu.

Latihan

Apa arti “conditional ninja” dalam “Now you can become a conditional ninja”?

  1. Seseorang yang sangat mahir menggunakan kalimat pengandaian.
  2. Seseorang yang baru mulai mempelajari kalimat pengandaian.
  3. Ninja sungguhan yang pekerjaannya bergantung pada syarat tertentu.
Lihat jawaban

Seseorang yang sangat mahir menggunakan kalimat pengandaian.

Ha!

1:30

Ha!